Cara Membackup dan Merestore Data Dengan Ghost, Acronis, dan Paragon
By Admin - Rabu, 13 April 2011
Pernahkah Anda mengalami sebuah masalah dimana komputer Anda tidak bisa lagi booting atau terkena virus atau trojan sementara Anda harus membackup data kuliah, kantor, atau foto-foto kerabat terdekat Anda? Pernahkah Anda mengalami masalah dimana komputer Anda harus diinstal ulang termasuk drivers dan softwares yang Anda pakai? Sungguh sebuah pekerjaan yang menyedihkan bukan? Anda harus mengorbankan waktu seharian bahkan lebih untuk membuat komputer atau laptop Anda kembali seperti semula.
Kini Anda tidak perlu khawatir lagi. Tidak Ada software yang perlu diinstal pada komputer Anda. Semuanya hanya memasukkan CD/DVD ke komputer Anda, booting, lakukan instruksi dan semuanya kembali seperti semula.
Bahan-bahan yang harus Anda siapkan:
- Hiren'sBootCD (http://www.hirensbootcd.net/download.html)
- Partisi yang masih lebar free spacenya
Masalah Pertama: Anda belum sempat membackup hardisk Anda namun Hardisk terkena virus atau tidak bisa booting. Jangan khawatir.. Yang perlu Anda lakukan adalah:
- Backup semua data Anda (bisa dilakukan dengan Mini Windows XP pada Hiren'sBootCD atau Ubuntu Live CD. Mudah!)
- Coba lakukan perbaikan instalasi dan instal Antivirus terbaru. Jika berhasil, lanjut ke masalah kedua.
- Lakukan instal ulang
- Instal semua drivers dan softwares yang sering Anda pakai. Jika perlu Lakukan update sistem operasi Anda hingga up-to-date
- Lakukan pembackupan (lanjut ke masalah kedua).
Oke! Yang perlu Anda lakukan adalah:
- Lakukan Disk Cleanup dan buang semua data di partisi sistem operasi yang tidak diperlukan (tujuannya agar image file tidak terlalu besar)
- Lakukan pembackupan
Baik! Kalau begitu tinggal melakukan:
- Backup semua data Anda (bisa dilakukan dengan Mini Windows XP pada Hiren'sBootCD atau Ubuntu Live CD. Mudah!)
- Lakukan restoration dari image file yang telah Anda buat (hasil backup)
Pada panduan ini, hardisk komputer yang digunakan ada 2. Masing-masing hardisk memiliki hanya 1 partisi. Partisi sistem operasi adalah NTFS sedangkan yang lainnya adalah FAT32.
Masukkan CD Hiren'sBootCD ke komputer Anda. Kemudian pilih DOS BootCD.
1. Pilih menu untuk membackup partisi (Local -> Partition -> To Image)
2. Pilih hardisk mana yang akan dibackup
3. Dari hardisk yang telah dipilih, pilih partisi mana yang akan dibackup (pilih partisi sistem operasinya)
6. GO!!!
1. Pada panel sebelah kanan, pilih Create Image
2. Pilih partisi mana yang akan dibackup
3. Masukkan filename dan tentukan dimana image file akan disimpan. Dalam kasus ini, pilih hardisk kedua
4. Untuk backup pertama kali, pilih opsi kedua (Create the full backup image archive)
5. Jika Anda berencana untuk membagi-bagi image file sehingga dapat di burn ke CD/DVD tentukan ukuran pecahan image file. Jika tidak, pilih Automatic
6. Tentukan level kompresi. Semakin tinggi level kompresi semakin lambat proses backup namun semakin kecil image file yang terbuat.
7. Pastikan semua pengaturan telah sesuai. Jika sudah yakin, tekan Proceed
1. Karena dalam simulasi ini komputer tidak bisa menggunakan Paragon pada Hiren'sBootCD, maka saya menggunakan Paragon yang ada pada UltimateBootCD. Kurang lebih menunya sama dengan Paragon di Hiren'sBootCD.
2. Pilih Hard Disk Manager
3. Klik kanan pada partisi yang akan di backup kemudian klik Create an image of partition
4. Tentukan level kompresi. Semakin tinggi level kompresi semakin lambat proses backup namun semakin kecil image file yang terbuat. Tentukan pula dimana image file akan dibuat. Tekan Backup
- Size: Kecil (terbesar)
- Kecepatan: Cepat
- Size: Kecil (terkecil)
- Kecepatan: Lama
- Size: Kecil (sedang)
- Kecepatan: Sedang
Menghapus file "NTLDR" sehingga sistem operasi gagal booting.
2. Pilih image file yang berisi partisi yang ingin direstore
3. Pada image file, pilih partisi yang mana yang akan di gunakan
4. Pilih hardisk mana yang bermasalah partisinya
5. Pada hardisk yang terpilih, pilih partisi yang bermasalah (partisi sistem operasi). Jangan sampai salah!
6. GO!!!
Merestore Image File menjadi Partisi dengan Acronis 8
1. Klik Restore Image
2. Pilih image file yang akan digunakan
3. Pilih untuk tidak di verify. Fungsi verify adalah untuk memastikan image file tidak corrupt.
4. Pada image file, pilih partisi mana yang akan digunakan
5. Pilih partisi mana yang bermasalah (partisi sistem operasi). Jangan sampai salah!
6. Pilih Active (karena partisi berisi sistem operasi)
7. Tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat. Klik Next
8. Pilih No. Klik Next
9. Pastikan semua pengaturan telah sesuai. Klik Proceed
Merestore Image File menjadi Partisi dengan Paragon Hard Disk Manager 2009 Professional
1. Klik kanan pada partisi yang akan direstore kemudian klik Restore a partition from image
2. Pilih image file yang akan digunakan
3. Tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat. Klik Restore
4. Pada panel kiri bawah, klik Apply. Klik Details untuk memastikan. Jika sesuai, klik Apply
Setelah Direstore
Sistem operasi booting secara normal
File "NTLDR" muncul kembali
Kesimpulan
Anda tidak perlu khawatir jika sistem operasi Anda tidak berjalan atau rusak. Jangan panic. Semua data Anda tidak benar-benar hilang.
Pengalaman saya menggunakan:
Ghost:
- Cepat
- Mengenal partisi Linux
- Untuk pembackupan banyak partisi agak kurang reliable. Karena jika Anda hanya ingin merestore partisi kedua pada image file, Ghost akan membaca dari awal partisi. Ini karena Ghost menggunakan solid compression.
- Bisa mengambil file dalam image file (dibutuhkan Ghost yang terinstal)
- Agak lama. Namun image file yang dihasilkan paling kecil diantara2 lainnya.
- Mengenal partisi Linux
- Mendukung incremental backup. Jadi, Acronis bisa mengappend image file. Acronis hanya menyimpan perubahan yang ada pada partisi ke image file. Jadi lebih hemat space dan waktu. Cocok untuk yang sering melakukan backup.
- Tidak lama
- Mengenal partisi Linux
- Lebih compatible dengan banyak komputer (versi 2009). Mungkin karena basenya Linux.
- Hasil kompresi cukup kecil.
Bagi yang mempunyai partisi Linux di komputernya, sebelum diinstal ulang atau direstore, lebih baik backup MBRnya terlebih dahulu. MBR berisi informasi untuk booting. Termasuk GRUB dan LILO. Backup MBR Anda dengan HDHacker. Kemudian restore lagi MBRnya setelah instal ulang atau direstore. Baca aturan pakai! Bila sistem operasi sedang rusak, Anda dapat menggunakan Mini Windows XP pada Hiren'sBootCD.
Buatlah spanning atau spliting pada image file agar bisa disimpan dalam CD/DVD. Apabila disimpan dalam hardisk atau partisi lain, jangan mengutak-atik partisi tersebut. Bila perlu, hide partisinya sehingga tidak tampak pada OS.
Follow our blog on Twitter , become a fan on Facebook . Stay updated via RSS


















































0 komentar for " Cara Membackup dan Merestore Data Dengan Ghost, Acronis, dan Paragon "