-
Do you need help?
-
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Dalam memilih produk kita harus selektif dan mempertimbangakan aspek kebutuhan. Begitu juga ketika kita akan membeli perangkat Mikrotik. Mungkin bagi anda yang belum begitu mengenal Mikrotik akan sedikit bingung dalam menentukan produk Mikrotik mana yang pas dengan kebutuhan jaringan kita.
Dalam artikel ini akan di bahas tips membeli perangkat Mikrotik yang pas dan bagaimana cara mempersingkat waktu dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan kita. Hal pertama harus kita lakukan adalah merencanakan network secara detail dan rinci, diantaranya adalah :
Dalam artikel ini akan di bahas tips membeli perangkat Mikrotik yang pas dan bagaimana cara mempersingkat waktu dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan kita. Hal pertama harus kita lakukan adalah merencanakan network secara detail dan rinci, diantaranya adalah :
- Sebarapa besar network yang akan kita buat dilihat dari jumlah client dan juga besarnya traffic (real troughput) yang akan di handle oleh perangkat tersebut nantinya.
- Pada perangkat yang akan kita gunakan nantinya apakah membutuhkan hanya interface wireless, hanya interface Ethernet atau kedua interface tersebut di gunakan
- Fungsi dan fitur apa saja yang akan kita gunakan pada perangkat tersebut, secara fungsi seperti router, server dan sebagainya sedangkan secara fitur seperti proxy, dhcp, hotspot dan sebagainya.
Pada dasarnya secara fungsi dan fitur semua jenis perangkat mikrotik sama, dari mulai perangkat jenis Routerboard sampai dengan PC/MikroBits series (tergantung lisensi levelnya), yang membedakan perangkat yang satu dengan yang lain adalah spesifikasi hardwarenya dimana semakin besar spesifikasi hardware maka kemampuan untuk menghandle user, service atau fitur yang di gunakan dan juga traffic (real troughpunt) semakin besar.
Dari penjelasan sebelumnya dapat diambil kesimpulan bahwa yang yang perlu kita sesuaikan adalah spesifikasi dan kebutuhan hardware, untuk kebutuhan dan spesifikasi hardware secara teori dapat kita kelompokkan seperti berikut :
- Hardware dengan processor 300/400 Mhz seperti RB450, RB750, RB493, dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 5 Mbps
- Hardware dengan processor 680/800 Mhz seperti RB450G, RB433H, RB493G, RB800 , dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 20 Mbps
- Hardware dengan processor 1Ghz seperti RB1200 idealnya untuk beban Traffic kurang dari100Mbps
- Hardware dengan processor 1Ghz dual core seperti RB 1100AHx2 dan RB1100Hx2 idealnya untuk beban traffic lebih dari 100bps
- Hardware dengan processor Multi Core x86 processor seperti varian MikroBits jenis Aneto, Ainos, dan Dinara idelanya untuk beban traffic kurang dari 1 Gps
- Hardware dengan processor xeon processor seperti MikroBits Dinara idelanya untuk beban traffic 10 Gps\
Sumber :
http://gilanghilal.blogspot.com/2013/06/tips-pembalian-perangkat-mikrotik.html
Penjelasan perbedaan penggunaan Action=drop dan Action=reject pada Mikrotik akan kita bahas pada artikel berikut ini. Action drop dan reject merupakan dua diantara pilihan Action Filter Firewall pada RouterOS Mikrotik. Keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, tapi sebenarnya ada perbedaan mendasarnya.
Penggunaan Action=drop
Jika anda memilih untuk menggunakan opsi Action=drop, maka data yang berasal dari client akan dibuang (drop) oleh router. Hal ini dilakukan secara diam-diam, dengan tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP (Internet Control Message Protocol). Sehingga jika kita mengirimkan pesan ping dari CMD, maka hasilnya adalah Request Timed out (RTO).
Ketika menggunakan opsi Action=drop, maka pada proses ping akan muncul pesan "Request Timed out" seperti gambar berikut ini :
Penggunaan Action=reject
Sedangkan untuk opsi Action=reject, paket data akan dibuang oleh router namun router akan memberikan pesan penolakan paket dengan mengirimkan pesan penolakan ICMP. Anda dapat memilih pesan apa yang akan dikirimkan jika menggunakan opsi reject ini.
Ketika anda mencoba melakukan ping maka hasilnya adalah "Destination net unreachable" sama seperti opsi Reject with sebelumnya, seperti gambar berikut ini :
Demikian artikel pada blog Mikrotik Indonesia tentang Perbedaan Action=drop dan Action=reject Mikrotik. Semoga bermanfaat :)
Perbedaan dan penjelasan Chain Mikrotik Input, Output, Forward, Prerouting, dan Postrouting akan dibahas pada artikel di blog Mikrotik Indonesia berikut ini.
forward :
- Digunakan untuk proses paket data yang melewati router, koneksi yang terjadi dari public ke local
atau
- Koneksi yang terjadi dari local ke public
dengan ketentuan tanpa ada proses di dalam router, artinya koneksi tersebut adalah langsung dan hanya numpang lewat di router tidak ada terjadi suatu proses di dalam router.
input :
- Digunakan untuk memproses paket memasuki router melalui salah satu interface dengan alamat IP tujuan yang merupakan salah satu alamat router. Chain input berguna untuk membatasi akses konfigurasi terhadap Router Mikrotik.
atau
- Koneksi yang terjadi dari local menuju router dan berakhir di router
contoh : penggunaan proxy internal (proxy internal kan di dalem router tempatnya)
output :
- Digunakan untuk proses paket data yang berasal dari router dan meninggalkan melalui salah satu interface, koneksi yang terjadi dari router menuju public.
atau
- Koneksi yang terjadi dari router menuju local.
artinya koneksi tercipta karena router sendiri yang meminta (kebutuhan router itu, bukan dari local / public), contoh : hasil dari proxy internal mikrotik yang di kirimkan ke client.
prerouting :
Pre routing artinya koneksi yang akan masuk router (gak peduli dari mana/tergantung setting mangle in intercafe nya nanti)
koneksi ini akan di proses di dalam router, bisa proses pembelokan ke proxy external, bisa filtering port, bisa apa aja deh, pokoknya ada proses, nah prerouting itu menandai koneksi sebelum terjadi proses tersebut.
postrouting :
Postrouting adalah koneksi yang akan keluar router setelah terjadi proses di dalam router.
Demikianlah artikel tentang penjelasan Chain Mikrotik Input, Output, Forward, Prerouting, dan Postrouting. Semoga bermanfaat :)
Sumber :
Apa itu Mikrotik User Meeting (MUM)?
Mikrotik User Meeting (MUM) adalah Sebuah konferensi dan pertemuan antar penggiat Mikrotik yang membahas tentang Software Mikrotik RouterOS dan, Hardware Mikrotik RouterBoard. Pada konferensi Mikrotik ini terdapat beberapa expert Mikrotik yang berbagi informasi melalui presentasi tentang Mikrotik. Anda dapat mengajukan pertanyaan tentang topik tersebut. Ada juga Demo penggunaan teknologi terbaru Mikrotik, pengenalan produk baru, semua ada disini.
Siapa Saja yang Boleh Ikut Mikrotik User Meeting (MUM)?
Siapa saja boleh ikut dan menghadiri MUM. Informasi ini sesuai dengan yang ada di web MUM Mikrotik, bahwasanya "Tidak ada persyaratan minimum untuk menghadiri, tidak masalah jika Anda adalah pengguna MikroTik berpengalaman, atau hanya baru mendengar tentang Mikrotik". Jadi bagi anda yang belum tau apa-apa tentang Mikrtoik pun boleh ikutan kok :)
Apakah Ikut Mikrotik User Meeting itu Gratis?
Berdasarkan info yang ada di web MUM Mikrotik, untuk mengikuti MUM itu ada dua pilihan yaitu Gratis dan Berbayar. Jika anda ikut MUM dengan membayar, maka anda akan mendapatkan fasilitas lebih dari yang ikut Gratisan. Biayanya sekitar $30 dan anda akan mendapatkan Kaos, Lisensi RouterOS dan makan siang Gratis. Sementara untuk yang ikut Gratis hanya akan mendapatkan Kaos saja, tanpa makan siang dan lisensi RouterOS.
Bolehkah Ikut Menyumbangkan Presentasi?
Tentusaja boleh. Bagi anda yang sudah memiliki banyak ilmu tentang Mikrotik dan ingin membaginya pada semua peserta MUM, anda dapat melakukannya dengan mendaftar lebih dulu, dan dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh Mikrotik.
Mikrotik User Meeting (MUM) di Indonesia, Yogyakarta
Oke, sekarang udah tau kan apa itu Mikrotik User Meeting (MUM). Nah, ada kabar bagus nih karena sebentar lagi akan diadakan Mikrotik User Meeting di Indonesia loh, tepatnya di Yogyakarta. Berikut rincian acaranya :
Tanggal
Jum'at - Sabtu, 29 - 30 November 2013
Waktu
Meeting Hall dibuka pukul 08.00 WIB,
Presentasi dibuka pukul 09.00 WIB,
IstirahatMakan Siang pukul 12.00 WIB,
MUM Selesai pukul 17.00 WIB
Tempat
Royal Ambarukmo Hotel
Jl. Laksda Adi Sucipto No. 81, Yogyakarta 55281 - Indonesia, Telp (62-274) 488488
Meet 'n Greet
Adan diadakan acara perkenalan dan disediakan minum gratis bagi anda yang berminat hadir pada 28 November 2013 sore pukul 18.00 WIB
Info selengkapnya silakan anda lihat di web resmi MUM Mikrotik. Anda juga akan mendapat info lebih lengkap jika sudah mendaftarkan diri.
Bagaimana Cara Daftar Mikrotik User Meeting (MUM)?
Bagi anda yang ingin mendaftar dan bingung gimana caranya, silakan ikuti petunjuk berikut ini :
1. Silakan buka web resmi MUM Mikrotik berikut ini
Silakan anda baca semua informasi yang ada di web tersebut.
2. Untuk mendaftar, silakan klik Menu Registration di bagian kanan atas
3. Kemudian pilih event MUM yang ada di Indonesia
4. Akan ada pertanyaan seperti gambar berikut ini, pilih saja Yes
5. Ada beberapa step yang harus anda selesaikan untuk dapat mendaftar
6. Pada Step 1 anda akan diminta untuk login ke akun Mikrotik.com anda di bagian atas, kalau belum punya akun nya bisa buat dulu melalui form di bawahnya.
7. Ikuti saja langkah yang ada hingga step terakhir
8. Di akhir step anda akan mendapatkan name tag beserta informasi tentang MUM dalam bentuk file PDF.
9. Print Name Tag tersebut dan bawa saat acara berlangsung
10. Sampai jumpa di Mikrotik User Meeting nant, saya tunggu kedatagan kalian di MUM Jogja :)
Oke, demikianlah informasi tentang Mikrotik User Meeting (MUM) di Yogyakarta yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat :)
Pernahkah anda mengalami ketika sedang menggunakan internet untuk browsing speed nya kenceng banget, tapi ketika dipake buat download kenceng nya Cuma di awal aja selama beberapa detik, setelah itu jadi lemot banget kecepatan download nya. Ada yang pernah mengalami hal tersebut?
Ya, itulah yang disebut dengan teknik Burst Bandwidth. Fitur burst ini tidak hanya terdapat pada Mikrotik saja, tapi penggunaannya lebih mudah jika menggunakan Mikrotik. Burst adalah fitur yang menungkinkan client mendapatkan alokasi bandwidth lebih dari alokasi bandwidth maksimum yang disediakan dalam selang waktu tertentu.
Hal ini sangat menguntungkan bagi client yang hanya menggunakan internet untuk aktivitas browsing, karena kecepatan dalam browsing akan bertambah, walaupun hanya beberapa detik saja. Namun hal ini akan membuat proses pembukaan halaman web lebih cepat.
Lain halnya dengan client yang menggunakan untuk download, seperti yang sudah saya ceritakan di awal. Client yang melakukan aktivitas download hanya akan mendapatkan tambahan alokasi bandwidth melebihi bandwidth maksimum di awal proses download saja. Jika proses burst telah selesai maka kecepatanya akan kembali seperti semula, sesuai dengan alokasi bandwidth yang disediakan.
Untuk lebih jelasnya anda dapat lihat di gambar berikut ini :
Dari gambar tersebut saya kasih contoh ya, misalnya saya punya koneksi internet dari ISP dengan bandwidth 8Mb, kemudian semua client saya kasih alokasi bandwidth 240Kb. Jadi normal nya kalo tanpa burst client akan dapat bandwidth stabil 240Kb. Kemudian saya terapkan teknik Burst ini dengan memberikan semua alokasi bandwidth yang ada yakni 8Mb kepada semua client namun hanya dalam waktu 3 detik saja. Setelah 3 detik bandwidth kembali seperti semula 240Kb.
Untuk dapat menggunakan teknik burst ini terdapat beberapa perhitungan yang harus kita perhatikan agar burst nya sesuai yang kita harapkan. Namun untuk perhitungan dan cara penggunaan nya pada Mikrotik akan kita bahas pada kesempatan lain. So, stay tune on blog Tutorial Mikrotik Indonesia :D
Semoga informasi tentang Tenik Burst Bandwidth pada Mikrotik ini bermanfaat :)
Bagi anda yang sedang mencari Tutorial Mikrotik Lengkap PDF anda berada di tempat yang tepat, karena di blog MikrotikIndo.blogspot.com ini terdapat banyak tutorial Mikrotik Indonesia lengkap yang dapat anda baca dan pelajari dengan mudah.
Namun jika Tutorial Mikrotik yang anda cari tidak tersedia disini, anda dapat merequest nya via Facebook Fans Page kami disini.
Anda dapat juga mencari Tutorial Mikrotik Lengkap PDF dari hasil pertemuan para expert Mikrotik di Seluruh dunia (Mikrotik User Meeting) dimana terdapat softcopy presentasi dari pemateri MUM. Bagi anda yang ingin mencari Tutorial Mikrotik Lengkap pdf silakan klik link berikut ini :
Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang Tips Mengikuti Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik. Kali ini Blog Tutorial Mikrotik Indonesia akan sharing tentang Soal Tes Sertifikasi MTCNA Mikrotik. Bagi anda yang ingin tahu contoh soal Sertifikasi Mikrotik MTCNA yang sering keluar bisa download contoh soal nya disini :
Soal mtcna.zip
Soal tersebut hanya contoh saja, dan kami tidak menjamin soal tersebut akan keluar saat ujian. Tapi paling tidak soal itu dapat menambah pengetahuan dan latihan soal agar dapat anda gunakan sebagai referensi saat mengikuti ujian nanti.
Oke, Semoga artikel Download Contoh Soal Sertifikasi MTCNA Mikrotik ini bermanfaat :)
Gallery
-
Koneksi di lab baru saja mati. Teman-teman yang lagi asyik-asyiknya ngibulin orang lewat facebook kontan mengeluh Langsung saja saya ...
-
Assalamualaikum. Selamat sore kawan, kali ini saya akan share bagaimana cara instalasi RouterOS MikroTik di Flashdisk. Cara ini saya g...
-
Bagi yang sudah Familiar dengan mikrotik, pasti udah jago untuk trik yang satu ini. Sebelumnya saya bingung bagaimana caranya agar WebSe...
-
Setelah beberapa hari dipusingkan dengan hasil print Epson PLQ20 , akhirnya bisa juga ngeprint normal & gak keluar kode kode ascii...
-
Sebenarnya trik ini sudah lama saya pakai dan lumayan ampun untuk dapat booting cuma butuh waktu 4-7 detik.itu juga tergantung dari setingan...
-
Rule HandyCache untuk Game Online Point Blank HandyCache untuk Game PointBlank silahkan copy paste rule berikut ini untuk menyimpan patch g...













